Tips Menghisap Vape Terbaru

Cara Menghisap Vapor Yang Benar Agar Tidak Batuk – Batuk saat pertama kali mulai menghisap vapor itu merupakan hal yang sangat wajar dialami oleh seorang pemula pengguna vapor, hal tersebut dikarenakan cara menghisap atau menggunakan vapor itu berbeda dengan cara menghisap rokok konvensional, penggunaan bahan pada vapor juga mempengaruhi seorang pemula pengguna vapor mengalami batuk saat pertama kali menghibap vapor. Jika rokok konvensional pada umumnya menggunakan bahan tembakau yang dibakar untuk menghasilkan kepulan asapnya akan tetapi pada vapor atau rokok elektrik ini menggunakan liquid sebagai bahan yang nantinya akan dipanaskan oleh elemen pemanas (coil) dan menghasilkan uap (asap).

Jadi batuk ketika pertama kali menghisap vapor merupakan hal yang wajar untuk seorang pemula pengguna vapor atau istilah kerennya melakukan vaping yang belum terbiasa atau belum tau cara menghisap vapor yang benar agar tidak batuk. Cara menggunakan menghisap vapor memang jauh berbeda dengan penggunaan rokok konvensional. Asap yang dihasilkan rokok konvensional tidak terlalu banyak, sedangkan vapor menghasilkan uap (asap) yang banyak hingga memenuhi tenggorokan dan rongga mulut. Karena itulah pengguna vapor yang baru petama kali melakukan vaping akan batuk batuk.

Cara Menghisap Vapor Yang Benar Agar Tidak Batuk

Ketika cara menghisap vapor agar tidak batuk orang merokok mereka akan menghisap rokok dengan kuat untuk menghasilkan kepulan asap pada mulut kemudian melakukan teknik mouth to lungs atau sedikit mengeluarkan asap yang berada pada mulut kemudian kembali menghisap sisa asap yang masih tertinggal di mulut untuk mendapatkan kenikmatan pada saat merokok. Jika anda tetap menggunakan teknik mouth to lungs untuk menghisap vapor sudah dapat dipastikan anda akan batuk. Penyebab utama anda batuk batuk dikarenakan walaupun anda hanya menghisab sedikit, vapor akan tetap menghasilkan uap (asap) yang banyak.

Nah, pada artikel kali ini saya akan membahas atau memberikan tips bagaimana cara menghisap vapor agar tidak batuk, sebenarnya ketika anda membeli satu set vapori zer di dalam nya juga sudah dilengkapi dengan buku panduan cara penggunaan vapor dan juga cara menghisap vapor untuk pemula pengguna vapor.

Cara Menghisap Vapor Yang Benar Agar Tidak Batuk

Jadi saran saya saat anda baru pertama kali membeli dan menggunakan vapor, alangkah baiknya baiknya anda tidak langsung menghisapnya seperti anda menghisap rokok konvensional. Cara menghisap atau menggunakan vapor terdapat dalam buku panduan yang anda dapat ketika membeli satu set vaporizer

Cara Menghisap Vapor Yang Benar

  1. Berikut adalah cara menghisap vapor yang benar agar tidak batuk:
    Pertama isi tank vapor dalam batas pemakaian atau sesuai dengan batas wajar karena jika terlalu banyak akan berdampak pada kesehatan anda.
  2. Sebelum anda akan mulai menghisap vapor, pertama hiruplah udara dengan menggunakan mulut secara perlahan dan keluarkan secara perlahan. Ini berfungsi untuk latihan awal atau pemanasan agar anda tidak kaget pada saat pertama menghisap vapor.
  3. Cara menghisap vapor yang benar adalah secara perlahan. Hisaplah vapor secara perlahan sama seperti pada saat anda menghirup udara lewat mulut.
  4. Jika anda sudah mulai terbiasa dengan uap yang dihasilkan vapor, maka anda bisa menghisap vapor dengan agak kuat agar uap atau asap yang dihasilkan semakin banyak.
  5. Langkah selanjutnya adalah membiasakan diri dengan cara menghisap vapor tersebut. Lama kelamaan anda akan merasa terbiasa dengan cara anda menghisap dan akan mendapatkan sensasi kenikmatan yang sama ketika anda merokok dengan rokok konvensional.
  6. Anda bisa mengkombinasikan teknik-teknik seperti mouth to lung atau mencoba teknik teknik lain dalam menggunkan vapor.

Juga perlua anda pahami apabila anda masih berlum terbiasa dengan uap atau asap yang dihasilkan oleh vapor, maka jangan pernah mencoba menggunakan teknik mouth to lungs karena teknik tersebut dapat menyebabkan batuk. Serta jangan pernah memaksakan kapasitas paru paru anda karena jika anda memaksakannya akan berpotensi mengakibatkan iritasi hingga cairan liquid dapat mengendap di dalam paru paru anda.

Join the discussion

Your email address will not be published. Required fields are marked *